16 April 2017 12:51 wib

Minggu, tanggal 18 Oktober 2015

Hari Minggu merupakan free time bagi peserta, dan seperti yang telah direncanakan sebelumnya, maka peserta dan panitia melakukan cross culture dengan city tour dengan tujuan ke Gold Coast, Australia.  Rombongan berangkat jam 9.30 waktu setempat dengan mengunakan stuttle bus yang sudah disewa bersama. Perjalanan ke Gold Coast kurang lebih 2 jam dari apartemen. Driver sangat ramah dan bersahabat, sepanjang perjalanan dia menjelaskan nama daerah yang dilewati, tempat-tempat ikonik serta tradisi yang ada.

 

Sepanjang perjalanan, lalu lintas berjalan lancar dan disuguhi pemandangan yang cukup variatif, mulai dari pusat kota yang sangat ramai, daerah pedesaan, pengunungan, perkebunan wine dan hasil pertanian Australia lainnya. Di tengah perjalanan sang driver kemudian berhenti di sudut Tamborine Mountain. Pemandangan dari salah satu sudut pegunungan Tamborine memperlihatkan view yang indah untuk melihat dataran rendah Brisbane. Cuaca sangat cerah dengan suhu temperatur yang sangat nyaman untuk peserta karena tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Dari keterangan sang driver dikatakan bahwa kawasan Tamborine adalah kawasan yang terkenal romatis, sehingga banyak dipergunakan untuk pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Dia menceritakan bahwa pesta kebun banyak juga diminati oleh pasangan mempelai meskipun harganya sangat mahal. Di kawasan ini juga ada beberapa gereja yang sering digunakan oleh pasangan mempelai untuk melangsungkan pernikahan dengan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan pesta kebun.

Sepanjang jalan juga terdapat rumah-rumah warga, uniknya di depan gerbang hampir setiap rumah terdapat boneka orang-orangan (sawah) yang sengaja dipanjang dengan tema the witches falls. Ternyata berdasarkan keterangan sang driver, keberadaan boneka tersebut menandakan bahwa rumah tersebut menjual hasil pertanian kepada setiap wisatawan yang melintas di depan areal rumahnya. Hasil pertanian yang kebanyakan dipanjang untuk dijual antara lain avokat dan bunga-bunga. Hamparan perkebunan anggur dan tempat penjualan anggur juga banyak ditemukan.

Setelah melintasi daerah pegunungan Tamborine, maka perjalanan dilanjutkan untuk menuju Gold Coast dan berhenti sejenak di Haorbour Town yang merupakan outlet shopping center. Disana terdapat gedung yang merupakan Tourism Club. Tourims Club merupakan pusat informasi wisata belanja bagi para wisatawan. Petugasnya sangat ramah menyambut kedatangan kami dan wisatawan lainnya dan memberikan informasi serta peta.Fasilitas yang disediakan disini, pengunjung yang sudah melakukan registrasi maka dapat menikmati secangkir teh maupun kopi secara gratis. Setelah itu maka peserta melakukan mapping di pusat shopping dan membeli oleh-oleh untuk keluarga maupun kolega. Harga barang-barang yang sediakan disini sangat beragam dari mulai food court, fasion, sovenir, peralatan rumah tangga, pelengkapan olah raga, parfum, kosmetik dan lain sebagainya. Suasana di Harbour Town saat itu cukup ramai dengan pengunjung yang melaksanakan wisata belanja, tetapi sebuah berjalan tertib, budaya antri dan kondisi lingkungan yang sangat bersih.

Puas dengan wisata belanja, maka rombongan meneruskan perjalanan menuju Gold Coast. Sepanjang perjalanan, maka pemandangan laut yang biru tersungguhkan secara indah, apalagi ada taman-taman kota yang dibangun disepanjang pantai yang dilengkapi dengan fasilitas umum yang memadai bagi pengunjung. Fasilitas tersebut antara lain arena permainan bagi anak-anak, trakking bersepeda, jogging, berjemur maupun untuk melakukan BBQ yang disediakan secara gratis. Terlihat banyak warga setempat yang menghabiskan waktu bersama keluarga di sepanjang pantai. Ada pula warga yang menghabiskan waktu dengan memancing ikan di pantai. Kapal-kapal ukuran kecil maupun sedang banyak terlihat disepanjang pantai menjadikan pemandangan menjadi makin indah untuk diabadikan dengan kamera.

Dalam perjalanan menuju ke Gold Coast, maka rombongan singgah di sebuah masjid yang merupakan Islamic Center bagi warga di Brisbane. Rombongan kemudian melaksanakan sholat dhuhur. Kebetulan di sekitar masjid sedang berlangsung Food Festival Internasional, sehingga peserta menyempatkan untuk membeli beberapa makanan yang ada disini. Tidak ada perasaan was-was karena semua makanan yang dijual disini adalah produk yang halal. Suasana di kawasan Islamic Center ini sangat ramai dengan pengunjung maupun penjual. Banyak produk makanan, fasion dan juga peralatan rumah tangga, herbal yang dijual disini. Pengunjung dan penjualnya dari berbagai negara hal ini terlihat dari simbol dan bendara asal negara yang dipanjang di depan stannya. Antara lain Indonesia, Malaysia, India, Pakistan, Iran, Arab Saudi dan lain-lain. Selain itu juga ada stand lelang yang hasilnya disumbangkan. Arena permainan anak-anak juga tersedia disini, sehingga keluarga dapat menghabiskan waktunya untuk bersilahturohim dengan sesama muslim dari berbagai penjuru Brisbane.

Suasana di pantai Gold Coast yang merupakan surga bagi para surfer (Surfer Paradise) sangat ramai. Banyak sekali warga yang menghabiskan waktu dengan berjemur di pinggir pantai, ada yang bermain selancar, bermain bola voli dan lain sebagainya. Penjual juga tampak berjajar rapi menjajakan dagangannya, dan disini ternyata harga tidak bersifat fix karena bisa ditawar. Setelah puas menikmati pemandangan di pantai Gold Coast maka rombongan kembali ke Brisbane. Perjalanan menuju Brisbane juga berjalan lancar dan selamat sampai di apartemen. Peserta kemudian istriharat untuk melanjutkan aktifitas esok hari.