16 April 2017 17:13 wib

Kunjungan ke Amerika pada bulan Juni tahun 2008 ini merupakan bagian dari program IVLP (International Visitor Leadership Program) yang ditawarkan oleh the US Department of State (pemerintah Amerika) di berbagai negara dalam rangka pertukaran tenaga profesional. Pada tahun 2008 program ini ditawarkan kepada para pengelola American Corner dibawah kordinator US Cultural Attache wilayah Asia Tenggara.

Setelah menjalani seleksi dari proposal yang diajukan oleh masing-masing pengelola American Corner di wilayah Asia Tenggara, maka pada tahun tersebut ditetapkan para pengelola American Corner dari 3 negara untuk mengikuti program tersebut, yaitu Indonesia (3 orang), Malaysia (3 orang) dan Phillippina (3 orang).  Dari Indonesia terpilih: Retno Sayekti dari American Corner IAIN Sumatera Utara (sekarang UINSU), Nurcahyati Wahyuni dari UGM Yogyakarta, dan Nur Ahmad Saleh dari Universitas Hasanuddin Makassar.

Program ini adalah program kunjungan ke Amerika selama 15 hari. Adapun kota-kota tujuan yang dikunjungi di Amerika adalah Seattle, Chicago, dan DeKalb, Illinois. Di ketiga kota ini para peserta mengunjungi perpustakaan-perpustakaan, baik perpustakaan umum maupun universitas untuk mengadakan studi banding dan belajar dari pengelolaan organisasi perpustakaan. Banyak pelajaran yang bisa diambil dan dibawa pulang ke Indonesia dalam hal tata kelola perpustakaan. Tetapi keterbatasan anggaran (tentu saja ini alasan klise) selalu menjadi penghambat untuk bisa benar-benar merealisasikan penyediaan sarana dan prasarana perpustakaan yang bagus dan canggih.  

   

Berikut adalah beberapa poto dari kegiatan IVLP ini di Amerika.  

Peserta Visitor dari Indonesia, Malaysia dan Philiipines

Didepan Perpustakaan University of Washington, Seattle

Didalam perpustakaan

 

Diatas kapal Ferry menuju Tillicum Village, Seattle

Makan di restoran di Tillicum Village (kampung Indian).

Poto dibawah ini adalah poto didepan mesjid yang sedang dalam renovasi pengembangan di DeKalb. Di Mesjid yang cukup besar ini setiap minggunya sholat Jumat diadakan dua kali karena mesjid sebesar ini masih belum mampu menampung keseluruhan warga Muslim di wilayah ini untuk sholat Jumat. Total jumalh warga Muslim di wilayah ini adalah 2000 jiwa yang berasal dari berbagai negara. Khutbah Jumat dilaksanakan dalam dua bahasa: Inggris dan Arab. Para wanita Muslim dari berbagai suku bangsa yang tinggal di wilayah ini juga ikut melaksanakan sholat Jumat di Mesjid ini. 

Di rumah salah seorang Professor Northern Illinois University di DeKalb, Illinois.